Koenci.com-Kabar gembira bagi masyarakat di berbagai daerah. Pemerintah melalui Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) akan kembali memperluas akses pelayanan publik dengan meresmikan delapan Mal Pelayanan Publik (MPP) baru pada Senin, 15 Juni 2026.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya besar pemerintah dalam mempercepat transformasi birokrasi sekaligus menghadirkan layanan publik yang lebih cepat, mudah, terintegrasi, dan ramah bagi masyarakat.

Menteri PANRB, Rini Widyantini, dijadwalkan meresmikan delapan MPP sekaligus. Dengan tambahan tersebut, jumlah Mal Pelayanan Publik di Indonesia akan meningkat dari 305 menjadi 313 MPP yang tersebar di berbagai daerah.

Deputi Bidang Pelayanan Publik Kementerian PANRB, Otok Kuswandaru, menegaskan bahwa peresmian ini merupakan bukti nyata komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik.

“Peresmian delapan MPP ini menjadi wujud nyata komitmen pemerintah dalam menyederhanakan proses layanan, mengintegrasikan pelayanan lintas sektor, serta memberikan kemudahan akses bagi masyarakat,” ujarnya.

Daftar 8 Mal Pelayanan Publik yang Akan Diresmikan.

Delapan daerah yang akan memiliki MPP baru yaitu,  Kabupaten Indragiri Hilir, Kabupaten Karimun, Kabupaten Bangka Selatan, Kabupaten Paser, Kabupaten Tanah Bumbu, Kabupaten Kotabaru, Kabupaten Tana Toraja, Kabupaten Halmahera Selatan.

Kehadiran MPP baru ini diharapkan memangkas birokrasi yang berbelit sekaligus memudahkan masyarakat mengurus berbagai kebutuhan administrasi dalam satu lokasi pelayanan terpadu.

Bukan Sekadar Gedung, Pemerintah Siapkan Pelayanan yang Lebih Ramah dan Inklusif

Menariknya, agenda peresmian MPP kali ini tidak hanya berfokus pada pembangunan fasilitas layanan. Pemerintah juga menaruh perhatian besar pada peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang bertugas di garda terdepan pelayanan publik.

Dalam rangkaian kegiatan bertajuk Transformasi MPP sebagai Simpul Layanan Terintegrasi dan Inklusif, Kementerian PANRB akan menggelar seminar penguatan kompetensi SDM operasional MPP.

Pelatihan tersebut difokuskan pada peningkatan sensitivitas petugas dalam melayani kelompok rentan, sehingga pelayanan publik tidak hanya cepat dan efisien, tetapi juga lebih humanis, adaptif, serta berkeadilan.

Hadirkan Pakar dan Praktisi Nasional

Seminar ini akan menghadirkan sejumlah narasumber berpengalaman yang akan berbagi wawasan mengenai pelayanan publik inklusif, yakni:
Tiat S. Suwardi
Ari Triono
Ninis Indriswari
Para pembicara akan membahas strategi membangun pengalaman layanan yang responsif, inklusif, dan mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali.

Masyarakat Bisa Menyaksikan Secara Online

Bagi masyarakat yang ingin mengikuti momen peresmian delapan MPP baru tersebut, acara dapat disaksikan secara daring melalui kanal resmi YouTube Kementerian PANRB.

Dengan bertambahnya jumlah MPP menjadi 313 unit di seluruh Indonesia, pemerintah berharap kualitas pelayanan publik semakin dekat dengan masyarakat dan mampu menjawab kebutuhan pelayanan yang cepat, mudah, transparan, serta terintegrasi. (R002)

Shares: