Koenci.com-Memasuki usia Jakarta yang ke-500 tahun, transformasi digital menjadi salah satu kunci penting dalam memperkuat perekonomian masyarakat. Hal ini juga menjadi perhatian Pemerintah Kelurahan Cempaka Baru, Jakarta Pusat yang terus mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk naik kelas melalui pemanfaatan teknologi digital.
Lurah Cempaka Baru, Rahmat Hidayat, mengapresiasi kegiatan pembinaan UMKM yang melibatkan perguruan tinggi dan mahasiswa karena dinilai mampu memberikan dampak nyata bagi pengembangan usaha warga.
“Kegiatan pembinaan UMKM dan program agar UMKM naik kelas merupakan langkah yang sangat baik bagi wilayah Cempaka Baru. Apalagi kegiatan ini berkolaborasi dengan kampus dan mahasiswa yang membawa wawasan baru terkait pemasaran digital,” ujarnya kepada media.
Menurut Rahmat, potensi produk lokal di wilayah Cempaka Baru sangat besar. Selama ini banyak pelaku usaha yang masih mengandalkan metode pemasaran konvensional, sehingga jangkauan pasarnya terbatas.
“Di Cempaka Baru banyak produk berkualitas yang sebenarnya memiliki peluang besar untuk berkembang. Dengan adanya edukasi digital, produk-produk olahan masyarakat dapat dipasarkan secara lebih luas dan memiliki nilai tambah yang lebih tinggi,” katanya.
Ia menilai peralihan dari sistem penjualan konvensional menuju digital merupakan langkah yang tepat di era saat ini, terutama untuk memperkuat daya saing UMKM di tengah perkembangan teknologi yang semakin pesat.
“Kami mendukung penuh proses transformasi digital ini, khususnya bagi UMKM yang berada di RW 02 dan wilayah Cempaka Baru secara keseluruhan. Ini sejalan dengan semangat Jakarta memasuki usia lima abad,” tambahnya.
Rahmat mengungkapkan, saat ini terdapat sekitar 300 UMKM aktif di Kelurahan Cempaka Baru. Kehadiran UMKM tersebut tidak hanya berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi lokal, tetapi juga membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar.
“Dengan jumlah UMKM yang cukup banyak, masing-masing usaha dapat mempekerjakan tiga hingga empat orang. Artinya, sektor ini memiliki peran penting dalam meningkatkan kesejahteraan warga,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia mengajak para pelaku usaha untuk terus meningkatkan kapasitas diri dengan mengikuti berbagai pelatihan yang diselenggarakan pemerintah maupun lembaga pendidikan. Selain itu, UMKM juga didorong aktif mengikuti bazar dan pameran untuk memperluas jaringan pemasaran.
“Kami selalu mengingatkan agar pelaku UMKM mempersiapkan identitas usaha seperti kartu nama dan akun media sosial yang mudah dihubungi. Hal-hal sederhana seperti ini sangat membantu dalam membangun kepercayaan konsumen dan memperluas pasar,” ujarnya.
Kelurahan Cempaka Baru, lanjut Rahmat, berkomitmen mendampingi para pelaku usaha agar mampu memanfaatkan berbagai platform digital, termasuk e-commerce dan fitur siaran langsung (live streaming) yang kini menjadi tren pemasaran efektif.
“Kami ingin produk-produk warga semakin dikenal luas. Karena itu kami akan terus mendorong UMKM untuk masuk ke platform digital, memahami cara berjualan secara online, hingga memanfaatkan fitur live commerce agar mampu bersaing dan naik kelas,” tutup Rahmat Lurah Cempaka Baru.
Dengan dukungan pemerintah, kampus, dan masyarakat, digitalisasi UMKM di Cempaka Baru diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi lokal sekaligus bagian dari semangat Jakarta menuju kota global yang inklusif dan berdaya saing di usia lima abadnya. (R002)









