Koenci.com-Kia Sales Indonesia menutup partisipasi perdananya di Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026 dengan capaian yang menggembirakan. Debut pameran di bawah manajemen baru ini menjadi momentum awal kebangkitan merek Kia di pasar otomotif nasional.

Selama gelaran pameran, Kia membukukan penjualan ratusan unit kendaraan. Kontribusi terbesar berasal dari The All New Carens yang menyumbang sekitar 80 persen dari total transaksi. Tingginya minat terhadap model tersebut dinilai mencerminkan respons positif konsumen terhadap strategi produk yang diusung perusahaan.

Pengunjung yang mengikuti sesi uji kendara (test drive) menilai The All New Carens mampu menghadirkan keseimbangan antara kenyamanan, performa, serta fitur keselamatan yang sesuai dengan kebutuhan mobilitas keluarga modern. Capaian ini sekaligus menegaskan posisi MPV tersebut sebagai tulang punggung penjualan Kia di ajang pameran tahun ini.

Sales VP Kia Sales Indonesia, Randy R. Murdoko, mengatakan partisipasi pertama di IIMS 2026 menjadi tonggak penting dalam memperkenalkan kembali identitas Kia yang modern, inovatif, dan berorientasi pada pelanggan.

“Respons positif terhadap The All New Carens serta apresiasi terhadap lini elektrifikasi kami menjadi sinyal kuat bahwa arah strategi kami diterima dengan baik oleh pasar,” ujar Randy dalam keterangan resminya.

Tak hanya dari sisi penjualan, Kia juga meraih dua penghargaan selama pameran berlangsung. Model konsep PV5 dinobatkan sebagai “Favorite Concept Car”, sementara EV9 meraih predikat “Best Big EV SUV”.

Penghargaan tersebut mempertegas komitmen Kia Corporation dalam menghadirkan solusi mobilitas berkelanjutan melalui kendaraan listrik dan pengembangan konsep masa depan.
EV9 dinilai menonjol di segmen SUV listrik premium berkat desain yang tegas, dimensi yang proporsional, serta dukungan teknologi mutakhir.

Adapun PV5 menjadi representasi eksplorasi desain futuristis Kia yang memancing antusiasme pengunjung terhadap arah pengembangan produk selanjutnya.

Partisipasi di IIMS 2026 juga dimanfaatkan Kia untuk memperkuat interaksi dengan konsumen. Tingginya aktivitas di area booth, antusiasme terhadap sesi test drive, serta interaksi bersama media menjadi indikator meningkatnya kepercayaan publik terhadap merek tersebut.

Randy menegaskan, selain angka penjualan, pola perubahan persepsi konsumen menjadi perhatian utama perusahaan.

“Orang datang dengan ekspektasi tertentu. Setelah mencoba, ekspektasinya berubah jadi keyakinan. Itu yang membuat kami optimistis. Artinya fondasinya sudah ada, tinggal bagaimana kami konsisten menjaga kualitas produk dan layanan setelah pameran selesai,” ujarnya.

Dengan capaian tersebut, Kia optimistis dapat memperkuat eksistensinya di pasar otomotif Indonesia, khususnya di segmen kendaraan keluarga dan elektrifikasi yang terus berkembang. (R002)

Shares: