Koenci.com-Wakil Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Wamen PANRB), Purwadi Arianto, secara langsung meninjau proses seleksi Sekolah Kedinasan Tahun 2025 yang berlangsung di Kantor Regional II BKN Surabaya.

Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dilaksanakan menggunakan metode Computer Assisted Test (CAT) yang memastikan transparansi, di mana hasil tes para peserta dapat diakses secara langsung.

Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk menjamin rekrutmen berjalan secara transparan, akuntabel, dan memberikan peluang yang adil bagi seluruh putra-putri terbaik bangsa.

Wamen PANRB Purwadi menyampaikan, bahwa kunjungannya bertujuan memastikan kelancaran proses seleksi, khususnya untuk calon taruna IPDN. Ia menekankan pentingnya keteraturan, kelengkapan peserta, serta pelaksanaan seleksi yang tertib, transparan, dan akuntabel.

Hal ini disampaikannya saat menutup kunjungan tersebut di Surabaya, Jawa Timur. Menurutnya, pelaksanaan seleksi ini merupakan bagian dari upaya besar mewujudkan Asta Cita Presiden sebagai pedoman pembangunan nasional. Salah satu fondasi utama adalah pengembangan sumber daya manusia unggul untuk membentuk birokrasi yang bersih dan adaptif dalam menghadapi tantangan era modern.

Dalam pandangannya, para peserta seleksi adalah generasi calon penggerak perubahan yang nantinya akan menjadi tulang punggung pelayanan publik di seluruh penjuru negeri. Mereka kini tengah memulai perjalanan menuju pengabdian kepada negara.

Proses seleksi ini tidak hanya mengukur kemampuan akademik, tetapi juga menilai integritas, disiplin, serta semangat pelayanan dari para peserta.

Purwadi menekankan pentingnya hal-hal tersebut sebagai penunjang keberhasilan dalam birokrasi masa depan. Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa saat ini Indonesia membutuhkan aparatur sipil negara yang tidak hanya cerdas dan terampil, tetapi juga memiliki karakter kuat, berintegritas, dan berdedikasi untuk melayani rakyat.

Dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang tidak sekadar menghadirkan program kerja namun juga membangun fondasi peradaban baru, mulai dari pemenuhan kebutuhan dasar seperti pangan sehat, kesehatan masyarakat, pendidikan yang memberantas kemiskinan, penguatan ekonomi kerakyatan, hingga solusi perumahan layak huni.

Di penghujung peninjauan tersebut, Purwadi berharap peserta yang nantinya lolos seleksi mampu menjadi aparatur yang mendukung birokrasi responsif serta berorientasi pada pelayanan publik berkualitas. Mereka juga diharapkan berperan sebagai motor penggerak dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, dan mampu mendapatkan kepercayaan rakyat sekaligus mendukung program prioritas Presiden.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak terkait atas dedikasi mereka dalam memastikan terlaksananya proses seleksi ini. Harapannya, seleksi ini melahirkan calon-calon aparatur dengan kompetensi tinggi serta jiwa pengabdian yang kuat demi kemajuan bangsa dan negara. (R002)

Shares: