Koenci.com-Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Djamari Chaniago menegaskan bahwa Kejaksaan Republik Indonesia merupakan tulang punggung penegakan hukum di Indonesia. Pernyataan tegas itu disampaikan dalam ajang Anugerah Komisi Kejaksaan RI yang berlangsung di Jakarta, Senin (25/5/26) malam.
Dalam pidatonya, Djamari menyoroti pentingnya budaya persaingan sehat di tubuh kejaksaan demi melahirkan aparat penegak hukum yang profesional, berintegritas, dan dipercaya publik. Ia menilai penghargaan yang diberikan bukan sekadar seremoni, tetapi simbol tanggung jawab besar dalam menjaga marwah hukum di Indonesia.
“Tidak akan ada kemajuan tanpa persaingan yang sehat,” tegas Djamari Chaniago di hadapan jajaran Adhyaksa dan pejabat negara yang hadir.
Menko Polkam juga mengingatkan para penerima penghargaan agar tidak cepat puas. Menurutnya, penghargaan harus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan hukum dan menjaga nama baik institusi.
“Bagi yang mendapat penghargaan jangan berpuas diri. Yang belum berhasil harus bekerja lebih keras lagi,” ujarnya.
Tak hanya itu, Djamari menegaskan bahwa prestasi dan integritas aparat kejaksaan akan menjadi bahan pertimbangan penting dalam promosi jabatan dan pembinaan karier di lingkungan Kejaksaan.
Sementara itu, Ketua Komisi Kejaksaan Republik Indonesia Pujiyono Suwadi menegaskan bahwa penghargaan tersebut diberikan secara objektif untuk menghindari konflik kepentingan serta mendorong lahirnya insan kejaksaan yang berprestasi.
Di momen yang sama, ST Burhanuddin kembali mencuri perhatian setelah menerima Lifetime Achievement Award sebagai Jaksa Agung berprestasi. Burhanuddin menyebut penghargaan itu bukan milik pribadi, melainkan untuk seluruh keluarga besar Adhyaksa.
“Ini penghargaan ke-76 selama saya menjadi Jaksa Agung. Penghargaan ini untuk seluruh jajaran Adhyaksa,” kata ST Burhanuddin.
Acara bergengsi tersebut juga dihadiri Ketua Komisi Yudisial Republik Indonesia Abdul Chair Ramadhan, Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Johanis Tanak, hingga sejumlah pejabat kementerian dan lembaga negara lainnya. (R002)









