Koenci.com-Pemerintah menegaskan kualitas demokrasi menjadi penentu utama keberhasilan pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045. Hal itu ditegaskan Wakil Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Lodewijk F Paulus saat membuka “Kick Off Evaluasi Nasional Capaian Indeks Demokrasi Indonesia (IDI) Tahun 2025” di Semarang, Kamis (21/05/26).
Menurut Lodewijk, Indonesia sebagai negara demokrasi terbesar ketiga di dunia terus memperkuat kualitas demokrasi di tengah keberagaman suku, agama, dan budaya. Ia menegaskan demokrasi yang sehat akan memperkuat stabilitas politik, menekan konflik, hingga mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.
“Demokrasi harus berjalan dalam suasana damai dan sesuai nilai kebhinekaan bangsa,” tegasnya.
Ia menyebut evaluasi Indeks Demokrasi Indonesia (IDI) menjadi langkah strategis untuk menentukan arah pembangunan nasional di pusat maupun daerah. Pemerintah juga menjadikan IDI sebagai alat ukur utama dalam memperbaiki kualitas demokrasi Indonesia.
Wakil Menteri Dalam Negeri Akhmad Wiyagus turut menekankan pentingnya kolaborasi seluruh elemen bangsa dalam memperkuat demokrasi, mulai dari pemerintah daerah, legislatif, aparat penegak hukum, akademisi, media, hingga masyarakat sipil.
Sementara itu, Deputi Bidang Politik Dalam Negeri Kemenko Polkam Heri Wiranto menjelaskan pengukuran IDI dilakukan melalui kerja sama lintas sektor bersama BPS, Kemendagri, Bappenas, pemerintah daerah, akademisi, dan masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, pemerintah juga mengumumkan lima provinsi dengan capaian IDI tertinggi tahun 2025. Special Region of Yogyakarta menjadi provinsi dengan demokrasi terbaik nasional dengan skor 89,79, disusul Bali 88,73 dan Central Java 86,72.
Posisi berikutnya ditempati West Kalimantan dengan nilai 86,17 dan East Java di posisi kelima dengan skor 84,05.
Acara ini turut dihadiri Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen, Wakil Kepala BPS Sonny Harry Budiutomo Harmadi, Wakil Menteri PPN/Bappenas Febrian Alphyanto Ruddyard, serta sejumlah kepala daerah dan perwakilan Kesbangpol dari seluruh Indonesia. (R002)









