Koenci.com-PT Suryaraya Rubberindo Industries (SRI), produsen ban motor merek FDR, mengimbau masyarakat untuk tidak menggunakan ban vulkanisir atau ban rekondisi karena berpotensi membahayakan keselamatan berkendara.
Imbauan ini disampaikan sebagai bentuk edukasi kepada para pengendara sepeda motor agar lebih memperhatikan kualitas dan keamanan ban yang digunakan sehari-hari.
Menurut pihak perusahaan, penggunaan ban vulkanisir, ban rekondisi, maupun ban yang diukir ulang memiliki risiko tinggi. Selain menurunkan kenyamanan saat berkendara, kondisi tersebut juga dapat memicu kecelakaan.
Elsfan Rendianto, Marketing Planning Analysis & After Sales Div Head PT SRI, menuturkan, ban yang sudah aus lalu dimodifikasi kembali tidak memiliki daya tahan yang optimal.
“Kalau ban diukir ulang, struktur ban sudah tipis dan bisa pecah kapan saja. Kalau ban tempelan atau retread, lapisan tambahannya bisa lepas saat motor melaju,” ujarnya saat acara peresmian Exclusive FDR Outlet Grand Opening Bogor di Bogor, Senin (27/4/26).
Ia menambahkan, edukasi kepada konsumen menjadi hal penting agar masyarakat tidak tergiur harga murah namun mengabaikan faktor keselamatan.
Sebagai langkah antisipasi, SRI juga terus memperluas jaringan outlet resmi guna memudahkan masyarakat mendapatkan ban asli dengan kualitas terjamin.
Pihak FDR menyarankan agar konsumen membeli ban di toko resmi seperti Exclusive FDR Outlet (EFO), yang menyediakan produk ban dengan standar kualitas, kenyamanan, serta keamanan yang telah teruji.
Dengan menggunakan ban asli dan berkualitas, pengendara diharapkan dapat meminimalisir risiko kecelakaan serta meningkatkan keselamatan di jalan raya. (R002)









