Koenci.com-Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih Juara II kategori Beregu ASN/BUMN/BUMD pada Turnamen Tenis Piala Gubernur DKI Jakarta 2026. Capaian tersebut menjadi pencapaian terbaik sepanjang keikutsertaan Kementerian ATR/BPN sekaligus mencerminkan komitmen dalam membangun sumber daya manusia yang unggul, sehat, dan berdaya saing.

Partai final yang digelar di Lapangan Tenis Hotel Borobudur, Jakarta, Minggu (2/8/2026), mempertemukan Tim Kementerian ATR/BPN dengan Tim Kementerian Pertahanan. Setelah melalui pertandingan yang berlangsung kompetitif, Kementerian ATR/BPN harus puas sebagai runner-up. Meski demikian, hasil tersebut menjadi tonggak penting dalam perjalanan tim tenis Kementerian ATR/BPN.

Staf Ahli Bidang Teknologi Informasi Kementerian ATR/BPN, Dwi Budi Martono, menyampaikan rasa syukur atas pencapaian tersebut. Menurutnya, keberhasilan meraih posisi kedua merupakan buah dari kerja keras, disiplin, dan kekompakan seluruh anggota tim.

“Alhamdulillah Tim ATR/BPN berhasil meraih posisi runner-up. Ini merupakan prestasi yang luar biasa dan belum pernah kami capai sebelumnya. Kami berharap capaian ini menjadi motivasi untuk semakin meningkatkan pembinaan atlet di lingkungan Kementerian ATR/BPN,” kata Dwi Budi Martono.

Ia mengatakan, pembinaan olahraga tidak hanya membutuhkan latihan yang berkesinambungan, tetapi juga dukungan berupa kesempatan mengikuti berbagai kompetisi. Pengalaman bertanding dinilai menjadi faktor penting dalam meningkatkan kemampuan teknis sekaligus membangun mental juara.

Perjalanan Tim Kementerian ATR/BPN menuju partai final diwarnai penampilan yang konsisten. Pada babak perempat final, ATR/BPN berhasil menaklukkan Tim Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan melalui dua kemenangan meyakinkan dengan skor 8-5 dan 8-2. Tren positif tersebut berlanjut di babak semifinal saat menghadapi Tim Mahkamah Agung, di mana ATR/BPN kembali menyapu bersih dua pertandingan dengan skor 8-5 dan 8-4 untuk memastikan tiket ke final.

Di partai puncak melawan Kementerian Pertahanan, Tim ATR/BPN menunjukkan semangat juang yang tinggi. Setelah kalah 3-8 pada pertandingan pertama, tim mampu bangkit dengan kemenangan telak 8-2 pada laga kedua sehingga memaksa pertandingan berlanjut hingga partai penentuan. Meski akhirnya harus mengakui keunggulan lawan dengan skor 2-8, perjuangan tanpa menyerah yang ditunjukkan para pemain mendapat apresiasi dari berbagai pihak.

Ketua Tim Tenis Kementerian ATR/BPN, Sutrisno, menyampaikan penghargaan kepada seluruh anggota tim yang telah memberikan penampilan terbaik sepanjang turnamen. Ia menilai raihan Juara II merupakan hasil yang melampaui target sekaligus menjadi momentum kebangkitan bagi tim tenis Kementerian ATR/BPN.

“Hasil ini menjadi pencapaian terbaik bagi Tim ATR/BPN. Walaupun belum berhasil meraih gelar juara, posisi kedua merupakan prestasi yang membanggakan dan melebihi ekspektasi kami. Capaian ini menjadi modal berharga untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan dan meraih prestasi yang lebih tinggi pada kompetisi mendatang,” ucapnya.

Apresiasi juga disampaikan Ketua Umum Pengurus Provinsi Persatuan Tenis Seluruh Indonesia (PELTI) DKI Jakarta, Hari Nugroho. Ia menilai keberhasilan Kementerian ATR/BPN menembus partai final pada keikutsertaan perdananya merupakan pencapaian yang patut diapresiasi.

“Selamat kepada seluruh peserta yang telah menunjukkan sportivitas selama turnamen berlangsung. Kementerian ATR/BPN berhasil mencatatkan prestasi luar biasa. Baru pertama mengikuti turnamen, langsung mampu meraih Juara II. Ini merupakan pencapaian yang sangat membanggakan,” kata Hari Nugroho.

Keberhasilan tersebut tidak terlepas dari kontribusi seluruh anggota tim yang terdiri atas Dwi Budi Martono, Ahmad Suhaemi, Sutrisno, Asbuddin, Iwan Sunindyo, Faizal Syarif, Agung Turyani, Endro Setiawan, Irfan Triyanto Putra, dan Indri Wahyuning Tyas.

Prestasi ini menjadi bukti bahwa Kementerian ATR/BPN tidak hanya berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat melalui pelaksanaan tugas pemerintahan, tetapi juga terus mendorong pengembangan sumber daya manusia melalui kegiatan olahraga. Semangat kebersamaan, disiplin, dan sportivitas yang tercermin dalam turnamen ini diharapkan menjadi energi positif untuk meningkatkan kinerja organisasi serta mengukir prestasi yang lebih tinggi pada berbagai ajang kompetisi di masa mendatang. (R002)

Shares: