Koenci.com-Seluruh diaspora Indonesia di belahan dunia diminta berperan aktif dalam pembangunan nasional sebagai intellectual-activists.

Ajakan itu disampaikan oleh Wakil Menteri Luar Negeri RI Arrmanatha Nasir dalam Diaspora Global Summit ke-2, pada Selasa-Rabu 12-13 Agustus 2025 lalu di Jakarta.

Acara itu digelar oleh Indonesian Diaspora Network (IDN)-United, forum ajang strategis guna memperkuat kontribusi diaspora Indonesia dalam mendukung pembangunan nasional.

Mengusung tema ‘Connecting Global Talent with Home’, forum ini menghadirkan rangkaian kegiatan diskusi, networking, dan kolaborasi lintas sektor.

Dalam forum itu, turut hadir Imelda Budiman, diaspora Indonesia yang 25 tahun lebih menetap di Amerika Serikat, bersama keluarganya.

Di forum itu, Imelda menjelaskan bahwa diaspora Indonesia berperan besar dalam mendukung perekonomian nasional. Ia menyampaikan bahwa diaspora adalah jembatan Indonesia Emas 2045 ke dunia.

“Lewat jaringan global, mereka membuka peluang perdagangan, investasi, dan kolaborasi. Sekaligus memperkuat daya saing produk kita di pasar internasional,” kata Imelda, dalam keterangan tertulis diterima Koenci.com, Minggu (17/8/2025).

Duta Bangsa

Aktris pemeran di film Matadewa (2018), Pariban: Idola dari Tanah Jawa (2019), dan Buen (Way Back Home) (2024) ini menambahkan jika diaspora dinilai penting dalam memperkenalkan budaya Indonesia.

“Peran diaspora sangat penting dalam diplomasi budaya. Melalui kegiatan seni, kuliner, fashion, dan berbagai event, diaspora memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia secara autentik kepada masyarakat global,” jelasnya.

Menurutnya, budaya adalah pintu masuk yang kuat untuk membangun citra positif bangsa.

“Diaspora adalah jembatan yang menghubungkan Indonesia dengan dunia melalui identitas dan cerita yang mereka bawa,” kata alumni Mrs. Asia USA 2013 dan Mrs. World 2014 ini.

Terkait acara ini, namun siapa sangka, Imelda ternyata telah berperan dalam kegiatan IDN-United sejak 2014 di New Orleans, AS.

Dalam acara ini, ia berkesempatan menjadi pembicara di Diaspora Global Summit ke-2 lalu. Di sesi itu, ia berbagi pengalaman kisah sukses, khususnya di bidang fashion, hiburan, dan bisnis.

“Khususnya dalam konteks pemberdayaan generasi muda. Momen ini juga jadi kesempatan untuk menguatkan jejaring dan membangun sinergi dengan sesama diaspora,” jelasnya.

Pada hakikatnya, diaspora merupakan duta bangsa yang mengharumkan nama Indonesia di pentas dunia. Ia sangat setuju hal tersebut.

Di manapun diaspora berada, sambungnya, praktis, seseorang akan membawa identitas sebagai orang Indonesia.

“Cara kita bekerja, berinteraksi, dan berkontribusi akan mencerminkan citra bangsa. Dengan menjaga integritas, memberikan karya terbaik, dan berbagi nilai-nilai positif, diaspora dapat menjadi “duta tanpa tanda pangkat” yang mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional,” tuturnya. (RO04)

Shares: