Koenci.com-Sepuluh tahun bukan waktu yang pendek bagi sebuah komunitas otomotif untuk terus bertahan dan berkembang. Hal inilah yang berhasil dibuktikan Address Indonesia (Addressia), komunitas para pengguna dan pecinta Suzuki Address yang kini genap memasuki usia satu dekade.
Momentum spesial tersebut dirayakan dengan penuh kehangatan melalui perayaan ulang tahun ke-10 Addressia sekaligus Musyawarah Nasional (Munas) II. Mengusung tema “Satu Dekade Persaudaraan Tanpa Batas”, kegiatan berlangsung di Villa Tiara Kop, Cisarua, Puncak, Jawa Barat, pada 22–23 Agustus 2026.
Sekitar 70 anggota Addressia hadir dalam kegiatan tersebut. Mereka datang dari berbagai wilayah, mulai dari Jabodetabek dan sekitarnya, Jawa Barat, hingga Jawa Timur.
Menariknya, perayaan satu dekade Addressia tidak hanya menjadi ajang berkumpul para bikers. Sejumlah anggota turut mengajak keluarga, mulai dari istri, anak, hingga orang tua. Suasana kekeluargaan pun semakin terasa sepanjang kegiatan.
Riding Konvoi dari Bogor Menuju Puncak
Rangkaian kegiatan diawali dengan berkumpul di Suzuki Tajur Bogor yang menjadi titik kumpul (tikum) peserta. Setelah bersilaturahmi dan melakukan persiapan, rombongan kemudian dilepas oleh perwakilan Dealer Suzuki Tajur, Bro Halim.
Para anggota Addressia selanjutnya melakukan riding secara konvoi menuju kawasan Puncak, Bogor, Jawa Barat.
Setibanya di Villa Tiara Kop, peserta langsung mengikuti berbagai kegiatan yang telah disiapkan panitia. Mulai dari sambutan, foto bersama, makan bersama, hingga fun games yang semakin mempererat hubungan antaranggota.
Namun, ada satu agenda penting yang menjadi perhatian dalam kegiatan tersebut, yakni Musyawarah Nasional (Munas) II Addressia.
Munas Addressia Tetapkan Ketua Umum Periode 2026–2028
Munas kali ini memiliki agenda utama pemilihan Ketua Umum Addressia. Dalam proses pemilihan, Bro Syahrizal Malik Ibrahim akhirnya terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Addressia untuk periode 2026–2028.
Usai ditetapkan, Bro Syahrizal langsung disahkan dan dilantik di hadapan seluruh anggota yang hadir.
Pemilihan tersebut menjadi salah satu bagian penting dalam perjalanan Addressia memasuki babak baru setelah melewati satu dekade perjalanan komunitas.
Puncak perayaan kemudian ditandai dengan seremoni pemotongan kue ulang tahun ke-10 Addressia. Momen tersebut sekaligus menjadi simbol rasa syukur atas perjalanan komunitas yang mampu mempertahankan semangat kebersamaan selama satu dekade.
Addressia Diharapkan Semakin Berkembang
Ketua Umum Addressia sebelumnya, Bro Ali Prihartono Nugroho, berharap komunitas yang telah dibangun selama 10 tahun tersebut dapat terus berkembang dan memperluas jejaring.
“Saya mengharapkan Addressia ke depannya bisa lebih berkembang lagi, dengan meneruskan program atau agenda sebelumnya, dan menambah jaringan rekanan dengan komunitas serta pihak-pihak lainnya di dunia otomotif roda dua khususnya,” ujar Bro Ali.
Sementara itu, salah satu pendiri Addressia, Bro Wijang, menegaskan bahwa kekuatan utama komunitas bukan semata-mata berasal dari kendaraan yang digunakan para anggotanya.
Menurutnya, Addressia pada dasarnya merupakan komunitas yang mengedepankan hubungan antarmanusia dan persaudaraan.
“Addressia merupakan komunitas yang melekat bukan kepada brand motornya, melainkan kepada manusianya atau anggotanya. Jadi keanggotaan melekat kepada manusianya, tidak dilihat dari brandnya,” tegas Bro Wijang.
Pesan tersebut menjadi semakin relevan saat Addressia memasuki usia satu dekade. Sebab, perjalanan sebuah komunitas bukan hanya tentang kendaraan yang digunakan, tetapi juga tentang persahabatan, keluarga, solidaritas, dan persaudaraan yang terus terjaga.
Dengan semangat “Satu Dekade Persaudaraan Tanpa Batas”, Addressia kini bersiap melanjutkan perjalanan menuju tahun-tahun berikutnya dengan membawa semangat kebersamaan dan memperluas jaringan komunitas otomotif roda dua di Indonesia. (R002)










