Koenci.com-KIA Indonesia memperkuat layanan purna jual dengan menggandeng Atlas Indonesia. Kolaborasi strategis ini menghadirkan layanan Emergency Roadside Assistance (ERA) 24 jam, Contact Center, Customer Relationship Management (CRM), hingga platform omnichannel Omnilink bagi pelanggan KIA.

Kerja sama tersebut menyasar pelanggan yang memiliki kendaraan KIA produksi tahun 2026. Kehadiran layanan terintegrasi ini menjadi langkah KIA dalam memberikan pengalaman kepemilikan kendaraan yang lebih aman, nyaman, cepat, dan responsif.

Di tengah perkembangan industri otomotif yang semakin mengandalkan teknologi digital, layanan purna jual menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga kepuasan dan loyalitas pelanggan.
Bagi pemilik kendaraan, memiliki mobil dengan teknologi modern saja tidak cukup. Kemudahan memperoleh bantuan ketika mengalami masalah di perjalanan juga menjadi kebutuhan penting.

KIA Siapkan Bantuan Darurat 24 Jam

Melalui layanan Emergency Roadside Assistance (ERA) yang dikelola Atlas Indonesia, pelanggan KIA dapat memperoleh bantuan darurat selama 24 jam ketika mengalami kendala di perjalanan.
Jenis bantuan yang tersedia cukup beragam, mulai dari towing, jumper aki, bantuan ban kempis (flat tire assistance), pengiriman bahan bakar, hingga pengantaran menuju SPKLU terdekat.

Layanan ini dirancang untuk memberikan respons cepat dan terkoordinasi sehingga pelanggan KIA dapat merasa lebih tenang ketika menghadapi kondisi darurat di jalan.

Tak hanya bantuan di lapangan, Atlas juga dipercaya mengelola Contact Center Services KIA. Kanal ini menjadi pusat komunikasi pelanggan untuk menangani pertanyaan, kebutuhan informasi, maupun permintaan bantuan secara profesional.

Omnilink dan CRM Bikin Layanan KIA Makin Terhubung

Kolaborasi KIA dan Atlas juga menyentuh sisi digital melalui Omnilink, platform omnichannel yang mengintegrasikan berbagai kanal komunikasi pelanggan dalam satu ekosistem.
Dengan platform tersebut, interaksi antara pelanggan dan KIA dapat dikelola secara lebih cepat, terukur, serta konsisten melalui berbagai kanal komunikasi digital.

Sementara itu, sistem Customer Relationship Management (CRM) digunakan untuk membantu pengelolaan data pelanggan, memantau interaksi, mencatat tiket layanan, serta meningkatkan kualitas pelayanan purna jual.

Integrasi berbagai layanan tersebut membuat pengalaman pelanggan tidak berhenti ketika kendaraan diserahkan setelah pembelian, tetapi terus berlanjut selama masa kepemilikan kendaraan.

Atlas: Pengalaman Pelanggan Dimulai Sejak Interaksi Pertama

VP Revenue Division Atlas Indonesia, Najmuddin, mengatakan kepercayaan KIA menjadi bukti pentingnya kualitas operasional, teknologi, dan customer experience dalam membangun kemitraan jangka panjang.

“Atlas telah menjadi partner terpercaya dalam pengelolaan layanan BPO untuk berbagai brand terkemuka di Indonesia. Kepercayaan yang diberikan KIA kepada kami merupakan bukti bahwa kualitas operasional, customer experience, dan inovasi teknologi menjadi faktor penting dalam membangun kemitraan jangka panjang,” ucapnya

Najmuddin menegaskan Atlas ingin berperan lebih dari sekadar penyedia layanan operasional. Menurutnya, perusahaan juga ingin menjadi mitra strategis yang membantu brand meningkatkan kualitas hubungan dengan pelanggan.

“Kami percaya bahwa pengalaman pelanggan tidak dimulai saat terjadi masalah, tetapi sejak pelanggan pertama kali berinteraksi dengan sebuah brand,” ujarnya.

Ia menambahkan, investasi pada teknologi, sumber daya manusia, dan sistem operasional menjadi bagian penting untuk menghadirkan layanan yang cepat, konsisten, serta relevan dengan kebutuhan konsumen modern.

Melalui integrasi Emergency Roadside Assistance, Contact Center, CRM, dan Omnilink, Atlas berharap dapat membantu KIA menghadirkan pengalaman kepemilikan kendaraan yang lebih nyaman, aman, dan terhubung.

Layanan Purna Jual Jadi Senjata Baru Industri Otomotif

Kolaborasi KIA Indonesia dan Atlas Indonesia menunjukkan bahwa persaingan industri otomotif kini tidak hanya berkutat pada produk, desain, teknologi, maupun harga kendaraan.
Pengalaman pelanggan setelah membeli mobil justru semakin menjadi faktor penting dalam membangun loyalitas.

Kecepatan mendapatkan bantuan saat kendaraan bermasalah, kemudahan menghubungi layanan pelanggan, hingga kemampuan brand mengelola komunikasi secara digital menjadi bagian dari pengalaman kepemilikan kendaraan.

Dengan menggabungkan kemampuan operasional dan teknologi digital, Atlas Indonesia optimistis dapat membantu KIA meningkatkan standar layanan purna jual di Indonesia.

Kolaborasi ini sekaligus menjadi langkah strategis untuk membangun ekosistem layanan pelanggan yang lebih cepat, terintegrasi, responsif, dan customer-centric bagi pengguna kendaraan KIA produksi 2026. (R002)

Shares: