KOENCI.COM, Depok – Jika kita berpikir pramuka itu berhenti saat kita lulus sekolah, baiknya pikiran itu dihilangkan dan lihat ke luar bahwa Gerakan Pramuka terus melakukan pembinaan terhadap kaum muda. 

Namun pemahaman pramuka hanya sebatas usia sekolah maupun kuliah tidaklah salah. Seperti yang Ketua Kwarcab, Wahid Suryono, S.Pi. sampaikan saat Malam Ucap Ulang Janji Pramuka di Gedung Pramuk Kota Depok. Kamis (13/8/2026) 

“Sebab menjadi pramuka sesungguhnya tidak berhenti pada seragam, atribut, tanda kecakapan, atau pun kegiatan di lapangan. Nilai seorang pramuka justru terlihat setelah seragam itu dilepas-dari bagaimana kita bersikap, memperlakukan orang lain, mengambil keputusan, dan menjalankan tanggung jawab,” ucap Kak Wahid. 

Sambut Hari Pramuka, Kwarcab Depok Gelar Ziarah Kubur dan Tabur Bunga di TMP Kalimulya

Malam Ulang Janji

Jadi setelah kita selesai sekolah maupun kuliah dan telah melepas seragam pramuka pasti nostalgia itu tetap ada. Masa-masa berkegiatan pramuka, belajar sandi, semaphore, baris-berbaris, yel-yel, dan segambreng kegiatan pramuka lain yang notabennya itu hanya alat untuk pembentukan karaktet dan kecakapan hidup. 

Dalam sambutannya Kak Wahid juga mengingatkan kepada peserta Ucap Ulang janji yang terdiri dari pengurus kwartir cabang, kwartir ranting, andalan cabang, andalan ranting, pembina, dan pelatih hal yang sangat mendasar. 

Kakak-kakak dan adik-adik pramuka yang saya banggakan, malam ini kita hadir bukan hanya untuk menjalankan sebuah tradisi atau mengikuti rangkaian upacara. Ada makna yang jauh lebih dalam dari Ulang Janji,” tutur Kak Wahid. 

Pramuka Depok Kirim Pemuda untuk Kemah Bakti Saka SAR

Begitu dalam dan menyentuh apa yang disampaikan ketua Kwarcab Pramuka Kota Depok periode 2026-2031 tersebut. Apa yang disampaikan tentunya untuk menghasilkan hasil pembinaan dalam Gerakan Pramuka yang berkualitas. 

Ketika Paskibra, Pelajar Sekolah, PMR, Pecinta Alam, dan ekstrakurikuler maupun Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) berakhir pada satu capaian kegiatan maupun event, maka Kepramukaan adalah sarana pembentukan karakter dan kecakapan yang akan terlihat dalam kehidupan. 

Begitu juga dengan kegiatan Jambore, Lomba Tingkat, Pesta Siaga, Perkemahan Bakti, Perkemahan Wirakarya, maupun ragam acara di Pramuka yang dikenal pun sarana untuk pembentukan karakter. 

Mengingat peserta dari Ucap Ulang Janji adalah pembina, pelatih, dan pengurus kwartir maka ketua Kwarcab dengan leluasa mengajak mereka lebih dalam lagi memaknai keaktifan dalam Gerakan Pramuka.

“Ngageder”, Pramuka Depok Maju, Wali Kota Supian Suri Lantik Pengurus Baru Kwarcab Kota Depok

Hari Pramuka ke-65

“Ini adalah kesempatan bagi kita untuk melihat kembali perjalanan diri. Untuk bertanya, bukan kepada orang lain, tetapi kepada diri kita sendiri: Satya yang selama ini kita ucapkan, sudah sejauh mana kita jalankan dalam kehidupan sehari-hari?” tutup ketua Kwarcab. 

Ucap Ulang Janji yang diselenggarakan di area Gedung Kwartir Cabang Pramuka Kota Depok merupakan agenda tahunan menjelang Hari Pramuka. Seperti halnya di tahun 2026, secara bilangan Hari Pramuka yang sering diperingati menginjak usia 65 tahun.***

Shares: