Koenci.com-Suzuki Indonesia terus mempertahankan eksistensinya di industri sepeda motor nasional. Sepanjang tahun 2025, PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) mencatatkan angka penjualan wholesales lebih dari 16.000 unit, berkat strategi menghadirkan produk dengan karakteristik kuat serta model global yang relevan dengan kebutuhan konsumen di Indonesia.

Beberapa model seperti V-Strom 250SX, Burgman 125EX, dan Access 125 menjadi motor penggerak utama pertumbuhan ini. Ketiga model tersebut menawarkan keunikan yang berbeda; mulai dari motor petualang ringan, skutik premium dengan kenyamanan tinggi, hingga skutik harian yang mengutamakan efisiensi dan kualitas.

Teuku Agha, Kepala Departemen Penjualan dan Pemasaran 2W PT Suzuki Indomobil Sales, menjelaskan bahwa tren preferensi konsumen yang terus berkembang menjadi dasar strategi ini.

Menurutnya, konsumen tahun 2025 semakin selektif dalam memilih kendaraan, dengan mempertimbangkan aspek identitas, kualitas, serta karakter produk. Dengan memahami kebutuhan ini, Suzuki menghadirkan jajaran produk yang lebih terfokus dan memiliki visi yang jelas.

Tidak hanya bergantung pada model global, Suzuki juga memperkuat posisi melalui kontribusi industri lokal. November 2025 lalu, perusahaan meluncurkan Satria Pro dan Satria F150 sebagai wujud nyata komitmen terhadap pengembangan produk buatan dalam negeri.

Kedua model tersebut melengkapi deretan motor lokal Suzuki seperti Nex II, Address, dan GSX Series. Suzuki menekankan bahwa kualitas produksi lokal terus ditingkatkan untuk memenuhi standar global, sehingga produk-produk yang dibuat di Indonesia juga dapat bersaing di pasar internasional.

Dengan standar global yang diterapkan, motor-motor hasil produksi dalam negeri diyakini memiliki potensi besar untuk diterima di pasar dunia.

Melalui kombinasi optimal antara produk global dan lokal yang berciri khas, Suzuki optimistis dapat terus mempertahankan posisinya sebagai salah satu pemain penting di industri sepeda motor nasional sekaligus memberikan kontribusi signifikan pada pertumbuhan sektor manufaktur otomotif Indonesia. (R002)

Shares: